Wednesday, March 04, 2015

IGCSE O and A level results - Singapore Scholarship



Empat (4) tahun berlalu sudah beasiswa penuh yang diperoleh Emily, anak bungsu saya untuk bersekolah di Singapura. 

Sungguh kami sekeluarga bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan dan kepada pemerintah Singapura serta institusi Nanyang (sebuah grup scholars yang mendanai beasiswa bagi anak anak berbakat di negara tetangga Singapura) yang telah memberikan kesempatan kepada Emily.  Karena, dengan kemampuan keuangan keluarga, adalah suatu hal yang mustahil kami sanggup mengirim anak sekolah ke luar negeri dengan biaya yang begitu tinggi.

Beasiswa yang diberikan berupa boarding (tempat tinggal), uang saku, makan dan uang sekolah.  Emily memperoleh beasiswa tersebut setelah menjalani seleksi ketat berapa ratus murid. Ujian yang dilakukan adalah IQ, Matematika dan Bahasa Inggris.  Kemudian, murid yang dinilai berbakat dipilih dan diberikan interviu oleh pihak sekolah Singapura untuk penentuan finalnya.

Emily mendapat tawaran beasiswa di tahun 2010 ketika masih duduk di SMP 2 Sutomo I Medan.  Emily bersekolah di SD Nanyang ZhiHui, Jl Abdullah Lubis, sebelumnya.   Bersamaan dengan waktu itu, ada 9 orang lainnya (dua anak SMP2, dan tujuh anak SMP3) mendapatkan beasiswa penuh tersebut.   Di awal tahun 2011 semuanya memulai kehidupan sekolahnya di SCGS (Singapore Chinese Girls’ School) di tingkat secondary three (sama seperti  SMP 3 di Indonesia) dan selesai secondary di akhir tahun 2012.

Sungguh suatu kebanggaan bagi keluarga kami, Emily mendapatkan 7 A1 (seven straight A) dan mendapatkan award dari Singapore Chinese Girls’ School (SCGS) Singapore.  SCGS adalah sekolah elit di Singapura dan termasuk top 5 saat itu untuk tingkat secondary (SMP).






Tahun 2014 adalah tahun terakhir dari beasiswa, Emily menyelesaikan Junior Collegenya (setara SMU di Indonesia) di Temasek Junior College (TJC) dengan angka yang gemilang.  Semua subject yang dia ambil mendapat nilai “A”.  Ini adalah suatu pencapaian yang luar biasa bagus. 

Perlu diketahui untuk mendapatkan nilai A tidaklah gampang di sekolah Singapura, bahkan penduduk Singapura yang sudah terbiasa berbahasa Inggris sejak kecil, tidak banyak yang mampu memperoleh nilai A untuk semua mata pelajaran  IGCSE  “A”  Level. 

Kami sungguh berbangga hati dan sangat bersyukur untuk pencapaian ini.   Kerja keras, disiplin  adalah kunci dari hasil diatas.  Saat ini, kami berharap agar anak buah hati kami ini bisa terus melanjutkan pendidikan di Universitas luar negeri.  Dengan pencapaian yang bagus ini semoga Tuhan mengizinkan Emily melanjutkan studinya dengan memperoleh beasiswa.  Semoga. Amin. (3 Maret 2015, Medan).





Labels: , , , , , , ,

Sunday, August 20, 2006

Perencanaan Keuangan

Masalah keuangan yang menjadi akar sumber perpecahan keluarga haruslah ditangani sedini mungkin. Keuangan keluarga haruslah dibicarakan bersama dan dicari solusinya untuk segala permasalahan yang ada. Mulailah perencanaan keuangan keluarga yang mandiri agar anda sekeluarga dapat hidup dalam batas kemampuan, lebih bahagia dan tentunya bebas dari hutang.

Jikalau anda belum mempunyai perencanaan pribadi bagi keuangan pribadi maupun keluarga dan produk keuangan yang ada di pasaran terlalu ruwet untuk dipelajari? Tidak disiplin dalam mengatur keuangan? Bosan mengikuti pergerakan harga saham dll? Belum mempunyai pendapatan yang memadai? Berkeinginan memulai suatu usaha tetapi tak berani, kemampuan terbatas? Saatnya untuk mencari seorang ahli untuk menilai dan memberikan rekomendasi yang sesuai dengan profil anda.
Mulailah merencanakan masa depan anda dengan melakukan langkah yang benar pada hari ini.

Selamat berencana!!!